You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wali Kota Jakut Kukuhkan Paguyuban Pengelola RPTRA
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengurus Paguyuban Pengelola RPTRA di Jakut Dikukuhkan

Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad mengukuhkan Paguyuban Pengelola RPTRA se Jakarta Utara, Kamis (14/9). Di wilayah ini terdapat 42 RPTRA, masing-masing memiliki enam pengurus.

Kita berharap kinerja pengelola RPTRA ini semakin ditingkatkan. Kekompakan dan kerjasama yang baik menjadi modal utama dalam mengelola RPTRA

Murad mengatakan, pengurus paguyuban RPTRA yang dikukuhkan ini memiliki masa bakti periode tahun 2017-2019. Ia optimis dan yakin, para pengurus ini dapat mengelola RPTRA dengan baik dan melayani masyarakat secara maksimal.

"Kita berharap kinerja pengelola RPTRA ini semakin ditingkatkan. Kekompakan dan kerjasama yang baik menjadi modal utama dalam mengelola RPTRA," kata Murad, di RPTRA Rasela, Rawa Badak Selatan, Koja.

DKI Dukung Kampanye Bulan Kepedulian Kanker Payudara

Sementara, Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta, Happy Farida menambahkan, mereka yang dikukuhkan adalah perwakilan pengelola RPTRA di Jakarta Utara. Dengan pengukuhan ini diharapkan para pengelola bekerja lebih maksimal.

"Dengan pengukuhan ini, kita harapkan para pengelola dapat menyelesaikan tugasnya. Menampung dan mencarikan jalan keluar setiap persoalan yang dihadapi masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye27326 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11431 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6848 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3754 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1797 personFolmer